Dr. Harvey W. Kellogg, seorang ahli bedah terkemuka
dari Amerika menemukan FAKTA mengejutkan bahwa dari 100.000 usus besar yang
dimiliki oleh manusia, hanya 6% yang sehat. Beliau berpendapat bahwa 90% SUMBER
PENYAKIT kita bersumber dari pencernaan yang kotor dan berawal dari usus besar.
Makanan yang kita santap setiap hari meninggalkan sisa yang menempel pada
permukaan dinding usus. Sisa makanan yang mengendap lama akan berubah menjadi
racun yang mempengaruhi kesehatan sistem pencernaan hingga peredaran darah.
Tubuh akan berada dalam kondisi asidosis (tingkat asam terlalu tinggi sehingga
tubuh rentan terhadap penyakit) komposisi ideal bakteri baik 85% berbanding 15%
bakteri jahat. Apabila komposisi ini terganggu menyebabkan perubahan unsur basa
(enzim yang dihasilkan bakteri baik – 80%) dan unsur asam (enzim yang
dihasilkan bakteri jahat – 20%).
Contoh sederhana : Ketika Anda mengkonsumsi 2piring
makanan/hari(tidak termasuk jika menambah) akan tetapi yang Anda buang hanya
ampas dari 1piring makanan yang Anda makan. Lantas kemana sisa 1piring ampas
lainnya??? Menguap menjadi nutrisi? Diserap oleh tubuh? Jawabannya TIDAK!!!
Dr. Harvey W. Kellogg dan Pakar Pathologi terkenal, pemenang hadiah nobel, Mal Nokoff dalam teorinya keracunan akibat ulah sendiri, mengatakan : sisa ampas dari makanan tersebut menempel dan mengendap didinding usus / kolon, berubah menjadi sampah buangan yang berbahaya, yang secara tidak langsung meracuni tubuh kita yang kemudian menimbulkan berbagai penyakit dan mempercepat proses penuaan, karena sel-sel jaringan tubuh kita menjadi rusak. Sebagai informasi bahwa panjang saluran pencernaan manusia 6 kali tinggi badan (+/- 10 meter). Dalam jangka waktu panjang akan dikotori sisa makanan yang tidak terbuang yang rata-rata beratnya 3 – 11 kg, yang membusuk dan mengeluarkan zat-zat beracun di dalam usus kita. Zat racun/toksin ini terserap oleh usus dan menjadi sumber segala penyakit yang sangat berbahaya.Bagi orang dewasa, puluhan tahun sudah zat sisa makanan/zat kimia/racun- racun berbahaya bersarang di tubuh kita. Apabila hal tersebut dibiarkan begitu saja, maka akan menimbulkan berbagai gangguan penyakit antara lain : penuaan dini, berat badan yang jauh dari bentuk ideal(terlalu gemuk / terlalu kurus), perut membuncit, bintik” penuaan dan flek hitam di wajah, kulit kusam, jerawat, rematik, tumor, wasir, maag, asam lambung, stroke, kolesterol, jantung koroner, diabetes, tekanan darah tinggi atau tekanan darah rendah, diare, penyakit lever, kanker, insomnia, daya tahan tubuh melemah, haid tidak normal, asam urat, masalah pada usus dan pencernaan.
Serat makanan yang larut seperti “GNT Cleanse and Nutrient Fiber” memiliki kemampuan mengikat asam empedu yang dibentuk dari kolesterol darah, sehingga kadar kolesterol darah menjadi turun.
Dr. Harvey W. Kellogg dan Pakar Pathologi terkenal, pemenang hadiah nobel, Mal Nokoff dalam teorinya keracunan akibat ulah sendiri, mengatakan : sisa ampas dari makanan tersebut menempel dan mengendap didinding usus / kolon, berubah menjadi sampah buangan yang berbahaya, yang secara tidak langsung meracuni tubuh kita yang kemudian menimbulkan berbagai penyakit dan mempercepat proses penuaan, karena sel-sel jaringan tubuh kita menjadi rusak. Sebagai informasi bahwa panjang saluran pencernaan manusia 6 kali tinggi badan (+/- 10 meter). Dalam jangka waktu panjang akan dikotori sisa makanan yang tidak terbuang yang rata-rata beratnya 3 – 11 kg, yang membusuk dan mengeluarkan zat-zat beracun di dalam usus kita. Zat racun/toksin ini terserap oleh usus dan menjadi sumber segala penyakit yang sangat berbahaya.Bagi orang dewasa, puluhan tahun sudah zat sisa makanan/zat kimia/racun- racun berbahaya bersarang di tubuh kita. Apabila hal tersebut dibiarkan begitu saja, maka akan menimbulkan berbagai gangguan penyakit antara lain : penuaan dini, berat badan yang jauh dari bentuk ideal(terlalu gemuk / terlalu kurus), perut membuncit, bintik” penuaan dan flek hitam di wajah, kulit kusam, jerawat, rematik, tumor, wasir, maag, asam lambung, stroke, kolesterol, jantung koroner, diabetes, tekanan darah tinggi atau tekanan darah rendah, diare, penyakit lever, kanker, insomnia, daya tahan tubuh melemah, haid tidak normal, asam urat, masalah pada usus dan pencernaan.
Serat makanan yang larut seperti “GNT Cleanse and Nutrient Fiber” memiliki kemampuan mengikat asam empedu yang dibentuk dari kolesterol darah, sehingga kadar kolesterol darah menjadi turun.
Sebuah langkah yang bijaksana apabila kita
Membersihkan Saluran Pencernaan dalam tubuh kita dengan mengkonsumsi “GNT
Cleanse and Nutrient Fiber” 1-2 kali sehari, dapat membantu anda untuk membersihkan
saluran pencernaan anda dari sisa zat makanan / zat kimia / racun-racun yang
tersumbat di usus besar, menormalkan sistem detoksifikasi utama dalam tubuh,
memberikan solusi bagi semua permasalahan kesehatan dan berbagai jenis penyakit
Anda.
“Mengkonsumsi makanan kaya serat adalah cara
terbaik untuk meningkatkan asupan serat sehari-hari” kata Carolyn Brown, RD,
ahli nutrisi di Foodtrainers, New York City seperti dikutip dari Health, Senin
(26/12/2011).
Kamipun
rekomendasikan anda FIFORLIF
menjawab kebutuhan kesehatan usus (colon) kita, tidak hanya bermanfaat untuk
DETOX (mengeluarkan racun dari dalam usus) tapi juga tidak kalah penting adalah
memberi NUTRISI yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita dengan kandungan
fiforlif yang luar biasa. Simak saja uraian BERIKUT

